Pages

Labels

Jumat, 09 Desember 2011

Bab 10 Manajemen Sumber Daya Manusia

1. Macam-Macam Sumber Daya Manusia






Sumber daya manusia dibagi 2 macam ,yakni : 
Manusia sebagai sumber fisik
Dengan energi yang tersimpan dalam ototnya,manusia dapat bekerja dalam berbagai bidang antara lain bidang perindustrian, transportasi, perkebunan,perikanan, perhutanan, dan peternakan.



Manusia sebagai sumber daya mental
Manusia sebagai makhluk hidup berbudaya, mampu mengolah sumber daya alam untuk kepentingan hidupnya dan mampu mengubah keadaan sumber daya alam berkat kemajuan iptek. Oleh karena itu ,manusia tidak dilihat hanya dari sebagai sumber energi ,tetapi yang terutama adalah sebagai sumber daya cipta (sumber daya mental) yang sangat penting bagi perkembangan kebudayan manusia.







2. Perkembangan Sumber Daya Manusia
Manajemen sumber daya manusia, disingkat MSDM, adalah suatu ilmu atau cara bagaimana mengatur hubungan dan peranan sumber daya (tenaga kerja) yang dimiliki oleh individu secara efisien dan efektif serta dapat digunakan secara maksimal sehingga tercapai tujuan (goal) bersama perusahaan, karyawan dan masyarakat menjadi maksimal. MSDM didasari pada suatu konsep bahwa setiap karyawan adalah manusia – bukan mesin – dan bukan semata menjadi sumber daya bisnis.Kajian MSDM menggabungkan beberapa bidang ilmu seperti psikologi, sosiologi, dll.






3. Pemanfaatan Sumber Tenaga Kerja dan Kompensasi



Sumber Tenaga Kerja, antara lain :
- Dari dalam perusahaan
- Teman-teman para karyawan
- Lembaga penetapan tenaga kerja
- Lembaga pendidikan



- Masyarakat umum


Seleksi Tenaga Kerja
- Penentuan jenis (kualitas) tenaga kerja
- Penentuan jumlah tenaga kerja
- Proses Seleksi

Pengembangan Karyawan
Untuk lebih meningkatkan keterampilan kerja dengan harapan agar tingkat produktivitas bertambah,meminimalkan kesalahan, dan meningkatkan gairah kerja. Terdapat 2 metode pengembangan karyawan,yakni 
- Dilaksanakan didalamdan oleh perusahaan sendiri
- Dilaksanakan diluar perusahaan dan oleh lembaga lain.

Kompensasi
Adalah imbalan jasa yang diberikan secara teratur dan dalam jjumlah tertentu oleh perusahaan kepada para karyawan atas konstribusi tenaganya yang telah diberikan untuk mencapai tujuanperusahaan berupa gaji dan upah. 3 macam teori upah ekonomi, yakni:
- Teori pasar
- Teori standart
- Teori kemampuan untuk membayar

Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat upah
- Pasar tenaga kerja
- Tingkat upah yang berlaku didaerah yang bersangkutan
- Tingkat keahlian yang diperlukan
- Situasi laba perusahaan
- Peraturan pemerintah.

Upah Intensif
Adalah untuk mendorong karyawan agar bekerja lebih produktif. Karakteristik pokok dari upah intensif yang baik adalah harus menunjukan penghargaan kepada karyawan atas produktivitasnya, harus dapat dipakai untuk menjumpai tujuan produktivitas perkaryawan secara layak, tambahan upah yang diperoleh karyawan harus paling sedikit diseimbangkan dengan biaya produksi rendah. 



Macam-macam bentuk upah intensif
- Full Participant Plan
- Group Intensif Plan

3. Hubungan Perburuhan



Hubungan Perburuhan Pancasila
Hubungan perburuhan pancasila mnghendaki agar setiap persoalan yang terjadi antara buruh dan manajemen dapat diselesaikan dengan musyawarah dan mufakat sebagai tersirat dalam jiwa pancasila. Bila terjadi ketidak sepakatan antara buru dengan manajemen. Buruh memiliki senjata yang dapat digunakan untuk menekan pembicaraan antara mereka,yakni:
- Boikot, untuk menolak membeli barang produksi.
- Pemogokan, berhenti bekerja  sehingga mnurunkan kondisi perekonomian perusahaan.
- Penghasutan, mendukung pemogokan dilakukan.
- Memperlambat kerja, dengan cara mengurangi tingkat produktivitas mereka.

4. Mengapa Para Pekerja Mendirikan Serikat Pekerja






Serikat pekerja adalah organisasi demokratis yang berkesinambungan dan permanen dibentuk secara sukarela dari,oleh dan untuk pekerja. 
Alasan para pekerja mendirikan serikat pekerja,antara lain :
- Melindungi dan membela hak kepentingan kerja









- Memperbaiki kondisi dan syarat kerja melalui perjanjian kerja bersama dengan manajemen.









- Melindungi dan membela pekerja beserta keluarganya akan keadaan sosial dimana mereka mengalami  









   kondisi sakit,kehilangan , dan tanpa kerja (PHK).









- Mengupayakan agar manajemen mendengarkan dan memepertimbangkan suara serikat pekerja sebelum   









   membuat keputusan.



















5. Hukum-Hukum yang Mengatur Antara Hubungan Tenaga Kerja Dengan Manajer.











Close Shop Agreement

Hanya berlaku bagi pekerja yang telah bergabung menjadi anggota serikat atau persatuan.
Union Shop Agreement
Mengharuskan para pekerja untuk menjadi anggota serikat untuk periode waktu tertentu.
Open Shop Agreement
Memberikan kebebasan pekerja untuk menjadi atau tidak anggota serikat kerja.
Sumber hukum perburuhan adalah sumber hukum material dan hukum formil. Sumber hukum material berupa Pancasila, sedangkan sumber hukum formil ,yakni :
- Undang- Undang
- Peraturan lain yang kedudukannya lebih rendah dari UU, seperti PP,KEPPRES
- Kebiasaan













6. Bagaimana Serikat Pekerja Diorganisasi dan Disahkan
Berdasakan UU No.21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja ditetapkan bahwa, " Serikat pekerja atau serikat buruh adalah organisasi yang dibentuk dari, oleh, dan untuk pekerja atau buruh baik 
didalam maupun diluar perusahaan, yang bersifat bebas, terbuka, mandiri, demokratis, dan bertanggung jawab guna memperjuangkan, membela serta meningkatkan pekerja atau buruh dan keluarganya.



Sumber : 

Bab 9 Manajemen Keuangan Perusahaan



1. Peran dan Tanggung Jawab Manajer Keuangan
Manajemen keuangan merupakan menajemen terhadap fungsi-fungsi keuangan.


Peran Manajer Keuangan
Manajer keuangan berkepentingan dengan penentuan jumlah aktiva yang layak dari investasi pada berbagai aktiva dan memilih sumber-sumber dana untuk membelanjai aktiva tersebut. Untuk memperoleh dana, manajer keuangan bisa memperolehnya dari dalam maupun luar perusahaan. Sumber dari luar perusahaan berasal dari pasar modal, bisa berbentuk hutang atau modal sendiri.

Tanggung Jawab Manajer Keuangan
Aktifitas perusahaan ditinjau dari sudut manajemen keuangan menjadi tugas manajer keuangan. 
Tugasnya anatara lain :
- Perolehan dana dengan biaya murah.
- Penggunaan dana efektif dan efisien
- Analisis laporan keuangan
- Analisis lingkungan Internal dan eksternal yang berhubungan dengan keputusan rutin dan khusus.

Penganggaran Modal
Penganggaran modal (Capital Budgeting) meliputi keseluruhan proses perencanaan pengeluaran uang, dimana pengembalian diharap-kan terjadi dalam jangka waktu lebih dari satu tahun.
Penganggaran modal melibatkan suatu pengikat (penanaman) dana di masa sekarang dengan harapan memperoleh keuntungan yang dikehendaki di masa mendatang.





Investasi membutuhkan dana yang relatif besar dan keterika tan dana tersebut dalam jangka waktu yang relatif panjang, serta mengandung resiko.


Penggolongan Investasi Aktiva Tetap dan Pemilihan Alternatif

Investasi Penggantian Umum
Pada umumnya, penggantian investasi penggantian umum adalah yang paling sederhana. Dalam hal ini suatu aktiva yang sudah wear out harus diganti dengan aktiva baru apabila produksi ingin tetap dilanjutkan.


Investasi Penambahan Kapasitas
Investasi ini seriing bersifat investasi penggantian, contohnya mesin yang sudah tua dan tidak efisien diganti dengan mesin baru yang lebih efisien


Investasi Penambahan Jenis Produk Baru
Investasi ini memiliki tingkat kepastian yang besar karena menyangkut produk baru disamping produk yang telah diproduksi


Investasi Lain-Lain 
Investasi yang termaksut golongan ini adalan usulan investasi yang tidak termaksut dalam tiga golongandiatas, yakni investasi untuk pemasangan alat pemanas, alat pendingin, dll


Metode Penilaian Investasi


Metode Average Rate of Return
Metode ini mengukur tingkat keuntungan rata-rata yang diperoleh dari suatu investasi. Angka yang digunakan adalah laba setelah pajak dibandingkan dengan total atau average investement. Hasil yang diperoleh dinyatakan dalam prosentase.Angka ini kemudian dibandingkan dengan tik=ngkat keuntungan yang disyaratkan.








Payback
Metode ini  mengukur seberapa cepat investasi bisa kembali, karena yang digunakan adalah aliran kas. Namun problem utamanya adalah sulitnya menentukan periode payback maksimum yang disyaratkan, untuk dipergunakan sebagai pembanding. Dalam prakteknya yang dipergunakan adalah payback umumnya dari perusahaan yang sejenis. Kelemahan dari metode ini adalah diabaikannya nilai waktu uang dan diabaikannya aliran arus kas setelah periode payback



Net Present Value
Menghitung selisih antara nilai sekarang investaso dengna nilai sekarang penerimaan kas bersih dimasa yang akan datang. Untuk menghitung nilai masa sekarang itu harus ditentukan tingkat bunga yang dianggap relevan.


Internal Rate of Return
Dihitung tingkat suku bunga yang menyamakan nilai sekarang investaso dengan nilai sekarang penerimaan kas bersih dimasa mendatang. Jika tingkat bunga ini lebih besar daripada tingkat bunga relevan,maka investasi dianggap menguntungkan.


Metode Profitabillity Index
Menghitung perbandingan antara nilai sekarang penerimaan kas bersih di masa datang dengan nilai sekarang investasi. Jika PI lebih besar dari 1, maka dianggapkan menguntungan.


2. Perencanaan Keuangan
Mengapa Perusahaan Membutuhkan Dana

Setiap perusahaan membutuhkan dana yang untuk tetap beroperasi,karena kegagalan dalam membayar pemasok dapat membuat bangkrutnya usaha. 
Manajer harus dapat membedakan dua jenis pengeluaran:


Pengeluaran Jangka Pendek(Sort Term)
Adalah pengeluaran yang muncul dalam aktifitas bisnis sehari-hari. Pengeluaran jangka pendek ini meliputi dana yang ditanamkan dalam persediaan dan pengeluaran untuk pembayaran upah dan gaji karyawan serta biaya operasi lainnya.



Pengeluaran Jangka Panjang (Long Term)
Sebagai tambahan akan kebutuhan dana bagi pengeluaran operasionalnya dan membiayai pengeluaran aktiva tetap.

Pembiayaan Perusahaan
Untuk memenuhi kebutuhan akan pengeluaran jangka pendek dan panjang, perusahaan membutuhkan dana yang tidak saja dapat dipenuhi oleh kemampuan modal awal pemilik serta kemampuan dalam menghasilkan laba, tetapi juga dan dari luar perusahaan seiring dengan perkembangan kemajuan usahanya.
Pembiayaan Perusahaan






Sumber dana jangka pendek :
- Utang dagang
- Pinjaman Bank jangka pendek dengan jaminan
- Letter of credit
- Commercial paper
- Factorial








Sumber dana jangka panjang :
- Pembiayaan melalui utang
- Pembiayaan dengan modal sendiri

Rabu, 07 Desember 2011

Bab 8 Konsep Nilai Waktu Dari Uang

1. Nilai Yang Akan Datang (Future Value)
Nilai uang yang akan datang dari satu jumlah uang atau suatu seri pembayaran pada waktu sekarang  yang dievaluasi dengan suatu tingkat  bunga tertentu. 
Rumus: FV = P0=SI=P0+P0(i)(n)



2. Nilai Sekarang (Present Value)
Adalah nilai sekarang dari satu jumlah uang / satu seri pembayaran yang akan datang, yang dievaluasi dengan satu tingkat bunga tertentu. Menhitung nilai pada waktu sekarang jumlah uang yang baru dimiliki beberapa waktu kemudian:
FVn = P0 + P0 (i)(n)
PV0 = P0 =


3. Anuitas
Cara pembayaran hutang dengan jumlah yang sama besar dan dalam jangka waktu yang sama. 
Dalam anuitas (A) terkandung :
- Angsuran (An)
- bunga (Bn)


A= An+Bn

Anuitas Biasa
Contoh :
Seseorang meminjam Rp 100.000,00 dengan pengembalian sistem angsuran anuitas, setahun kemudian. Hutang tersebut akan diangsur selama 5 tahun dengan suku bunga 4 % per tahun. Setelah dihitung, pengembalian tiap tahun sejumlah Rp 22.462,71.
Buatlah tabel rencana angsuran !


Tabel Rencana Angsuran
Tahun Sisa hutang Anuitas : Rp 22.462,71 Sisa hutang
Ke- Awal tahun ke- Bunga akhir th ke- Angsuran akhir th ke- Akhir tahun ke-
1 Rp 100.000,00 Rp 4.000,00 Rp 18.462,71 Rp 81.537,29

2 Rp 81.537,29 Rp 3.261,49 Rp 19.201,22 Rp 62.336,07
3 Rp 62.336,07 Rp 2.493,44 Rp 19.969,27 Rp 42.366,80
4 Rp 42.366,80 Rp 1.694,67 Rp 20.768,04 Rp 21.598,76
5 Rp 21.598,76 Rp 863,95 Rp 21.598,76 Rp 0
A = A1+B1 = A2+B2 = A3+B3 = An + Bn

Anuitas Terutang
H = A1 + A2 + A3 +…….+ An
H = A1 + A1(1+b) + A1(1+b) + …. + A1(1+b)
Deret geometri
A : A1
r : (1 + b) Sn =
n : n
= A1
= A1 

Kesimpulan
Rumus mencari Hutang mula-mula dan Rumus mencari Angsuran Pertama


H = A1
atau A1 = 

Nilai Sekarang Anuitas
Adalah sebagai nilai i anuitas majemuk saat ini dengan pembayaran atau penerimaan periodik dan n sebagai jangka waktu anuitas. 
PVAn = (1+i) n ] = A1 [ 1 – {1/ (1+ i)n /i } ]A1 [(


Anuitas Abadi
Adalah anuitas yang jangka waktunya tidak terbatas

Sumber : 
http://aindua.wordpress.com/2010/11/17/konsep-nilai-waktu-dari-uang/





Bab 7 Manajemen Produksi

1. Perkembangan Manajemen Produksi
Manajemen produksi berkembang pesat karena adanya faktor : 
Adanya pembagian kerja (division of labour) dan spesialisasi
Pembagian kerja memungkinkan dicapainya tingkat dan kualitas produksi yang lebih baik bila disertai dengan pengolahan yang baik dan akan mengurangi biaya produksi sehingga dapat tercapainya tingkat produksi yang lebih tinggi
Revolusi Industri
Revolusi itu merupakan perubahan dan pembaharuan radikal dan cepat dibidang perdagangan, industri, dan tekhnik di Eropa.
2. Pengertian Manajemen Produksi
Manajemen Produksi yaitu kegiatan atau usaha yang dilakukan untuk mencapai tujuan dengan menggunakan /koordinasi kegiatan orang lain.

3.  Pengertian Produksi
Produksi adalah upaya atau kegiatan untuk menambah nilai pada suatu barang.

4. Proses Produksi
Proses produksi merupakan kegiatan untuk menciptakan atau menambah kegunaan suatu barang atau jasa dengan menggunakan faktor-faktor yang ada seperti tenaga kerja, mesin, bahan baku dan dana agar lebih bermanfaat bagi kebutuhan manusia

Jenis Proses Produksi
Proses Produksi Terus Menerus
Proses produksi barang atas dasar aliran produk dari satu operasi ke operasi berikutnya tanpa penumpukan di sauatu titik dalam proses. Pada umumnya industri ini yang cocok dengan tipe ini adalah yang memiliki karateristik yaitu output direncanakan dalam jumlah yang besar, variasi atau jenis produk yang dihasilkan rendah dan produk bersifat standar.
Proses ProduksiTerputus Putus
Produk diproses dalam kumpulan produk bukan atas dasar aliran terus menerus dalam proses produk ini. Perusahaan yang menggunakan tipe ini biasanya terdapat sekumpulan atau lebih komponen yang akan diproses atau menunggu untuk diproses, sehingga lebih banyak yang memerlukan persediaan barang dalam proses
Proses Produksi Campuran
Proses produksi ini merupakan penggabungan dari proses produksi terus menerus dan terputus putus.  Penggabungan ini digunakan berdasarkan kenyataan bahwa setiap perusahaan berusaha untuk memanfaatkan  kpasitas secara penuh.

5. Pengambilan Keputusan dalam Manajemen Produksi
Ada 4 macam pengambilan keputusan yaitu: 
- Pengambilan keputusan atas peristiwa yang pasti
- Pengambilan keputusan atas peristiwa yang mengandung resiko
- Pengambilan keputusan atas peristiwa yang tidak pasti
- Pengambilan keputusan atas peristiwa yang timbul karena pertentangan dengan keadaan yang lain

6. Ruang Lingkup Manajemen Produksi

Manajemen produksi mencakup perancangan atau penyiapan manajemen produksi
serta pengoperasiaannya, yang meliputi : 
- Seleksi dan design hasil produksi (produk)
- Seleksi dan perancangan proses serta peralatan
- Pemilihan lokasi perusahaan serta unit produksi
- Perancangan tata letak (Lay out) dan arus kerja atau proses
- Perancangan tugas
- Strategi produksi dan operasi serta pemilihan kapasitas

7. Fungsi dan Sistem Produksi dan Operasi

Fungsi produksi dan operasi berkaitan dengan pertanggungjawaban dalam pegolahan
dan pengubahan masukan (input) menjadi keluaran atau output berupa barang atau
jasa yang memberikan pendapatan bagi perusahaan
 
Empat fungsi penting produksi: 
- proses pengolahan
- jasa-jasa penunjang
- perencanaan dan pengendalian atau pengawasan 

Sistem Produksi dan Operasi adalah suatu keterkaitan unsur-unsur yang berbeda
secara terpadu, menyatu, dan menyeluruh dalam pentrasnformasian masukan menjadi
keluaran

8. Lokasi dan Layout Pabrik 

Penentuan Lokasi Pabrik
Manajemen perusahaan dalam memilih lokasi pabrik didasarkan pada beberapa macam alternatif.
Tahap-tahap dalam pemilihan lokasi pabrik terdiri dari:
- Pengumpulan data masuk
- Menganalisa data
- Menentukan urutan alternatif lokasi yang dipilih
- Menentukan lokasi pabrik yang dipilih

Faktor penentuan metode pemilihan lokasi pabrik:
- Rating
- Analisa ekonomis
- Analisa volume biaya  

Penentuan Layout pabrik  
Layout yang dipergunakan dalam suatu pabrik akan mempunyai pengaruh langsung terhadap tingkat produktivitas perusahaan. Penentuan layout pabrik harus disesuaikan dengan kondisi perusahaan. 
Untuk menentukan layput pabrik dengan baik, diperlukan tahapan-tahapan berupa

Tahapan pertama :
- Data yang diperlukan meli[uti jumlah dan jenis produk
- Urutan pelaksanaan proses produksi
- Mesin dan peralatan informasi mesin
- Instalasi yang diperlukan
- Luas gedung
- Perbandingan perencanaan layout

Tahapan Kedua : 
- Analisis urutan operasi

Tahapan Ketiga : 
- Teknik keseimbangan kapasitas

Sumber :