Pages

Labels

Sabtu, 15 Oktober 2011

BAB 3 Bentuk-Bentuk Badan Usaha

1. Bentuk-Bentuk Perusahaan Yuridis

Perusahaan Perseorangan 
Perusahaan Perseorangan adalah perusahaan yang dijalankan dan dimodali oleh satu orang sebagai pemilik dan penanggung jawab. Dengan demikian seluruh harta kekayaan si pemilik jadi jaminan perusahaan. Badan Usaha seperti ini tidak perlu berbadan hukum, walaupun jika ingin, boleh dilakukan.

Kelebihan :
-  Keuntungan menjadi milik sendiri
-  Mudah mendirikannya
-  Tidak perlu berbadan hukum
-  Rahasia perusahaan terjamin
-  Biaya organisasi rendah, karena organisasi tergolong sederhana
-  Aktivitasnya relatif simpel
-  Manajemennya fleksibel

Kelemahan :
-  Modal tidak terlalu besar
-  Aset pribadi sulit dibedakan dengan aset perusahaan
-  Perusahaan sulit berkembang karena kurangnya ide-ide
-  Pengelolaan tergantung kemampuan si pemilik
-  Kelangsungan perusahaan kurang terjamin
-  Tanggung jawab pemilik tidak terbatas
Salah satu contoh Perusahaan Perseorangan : Duta Selluler

Firma
Adalah sebuah bentuk persekutuan untuk menjalankan usaha antara dua orang atau lebih dengan memakai nama bersama. Pemiliki firma terdiri dari beberapa orang yang bersekutu dan masing-masing anggota persekutuan menyerahkan kekayaan pribadi sesuai yang tercantum dalam akta pendirian perusahaan.

Ciri–ciri
-  Perjanjian Firma dapat dilakukan di hadapan notaries maupun di bawah tangan.
-  Memakai nama besar dalam kegiatan usaha.
-  Adanya tanggung jawab dan resiko kerugian yang tidak terbatas.

Kelebihan :
-  Jumlah modalnya relatif besar dari usaha perseorangan sehingga mudah memperluas usahanya
-  Lebih mudah memperoleh kredit karena mempunyai kemampuan finansial yang lebih  besar.
-  Kemampuan manajemen lebih besar karena adanya pembagian kerja di antara para anggota
-  Semua keputusan di ambil bersama-sama.
-  Tergabung alasan-alasan rasional.
-  Perhatian sekutu yang sungguh-sungguh pada perusahaan.

Kelemahan :
-  Tanggung jawab pemilik tidak terbatas terhadap seluruh utang perusahaan.
-  Memungkinkan timbulnya perselisihan paham diantara para sekutu.
-  Kesalahan seorang firma harus ditanggung bersama.                                                     
Salah satu contoh Firma antara lain LHS Law Firm – Firma Hukum Bisnis di Indonesia

Perseroan Komanditer
Persekutuan Komanditer (commanditaire vennootschap atau CV) suatu persekutuan yang didirikan oleh seorang atau beberapa orang yang mempercayakan uang atau barang kepada seorang atau beberapa orang yang menjalankan perusahaan dan bertindak sebagai pemimpin dan bukan berbadan hukum.
Perseroan Komanditer dibedakan menjadi dua,yaitu Sekutu aktif atau sekutu Komplementer adalah sekutu yang menjalankan perusahaan dan berhak melakukan perjanjian dengan pihak ketiga.
Sekutu Pasif atau sekutu Komanditer, adalah sekutu yang hanya menyertakan modal dalam persekutuann. Sekutu ini sering juga disebut sebagai persero diam.
Salah satu contoh Perserooan Komanditer adalah  CV. Karya Bersama

Perseroan Terbatas
Merupakan badan usaha dan besarnya modal perseroan tercantum dalam anggaran dasar. Kekayaan perusahaan terpisah dari kekayaan pribadi pemilik perusahaan sehingga memiliki harta kekayaan sendiri. Setiap orang dapat memiliki lebih dari satu saham yang menjadi bukti pemilikan perusahaan. Pemilik saham mempunyai tanggung jawab yang terbatas, yaitu sebanyak saham yang dimiliki. Selain berasal dari saham, modal PT dapat pula berasal dari obligasi. Keuntungan yang diperoleh para pemilik obligasi adalah mereka mendapatkan bunga tetap tanpa menghiraukan untung atau ruginya perseroan terbatas tersebut.

Kelebihan :
Kewajiban terbatas. Tidak seperti partnership, pemegang saham sebuah perusahaan tidak memiliki kewajiban untuk obligasi dan hutang perusahaan. Akibatnya kehilangan potensial yang “terbatas” tidak dapat melebihi dari jumlah yang mereka bayarkan terhadap saham. 

Kelemahan :
Kerumitan perizinan dan organisasi.
Salah sau contoh Perseroan Terbatas adalah PT. Grundfos pompa

BUMN
Badan Usaha Milik Negara atau BUMN merupakan suatu unit usaha yang sebagian besar atau seluruh modal berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan serta membuat suatu produk atau jasa yang sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. BUMN juga sebagai salah satu sumber penerimaan keuangan negara yang nilainya cukup besar.Bentuk dari BUMN yaitu
- Persero 
  Persero adalah BUMN yang bentuk usahanya adalah perseroan terbatas atau PT.
  Organ Persero yaitu direksi, komisaris dan rups/ rapat umum pemegang saham.Contoh persero        
  yaitu PT Jasamarga, Bank BNI, PT Jiwasraya, PT PLN


- Perum atau Perusahaan Umum 
  adalah perusahaan unit bisnis negara yang seluruh modal dan kepemilikan dikuasai oleh pemerintah  
  dengan tujuan untuk memberikan penyediaan barang dan jasa publik yang baik demi melayani
  masyarakat umum serta mengejar keuntungan berdasarkan prinsip pengolahan perusahaan.
  Organ  Perum yaitu dewan pengawas, menteri dan direksi. Contoh perum / perusahaan umum
  Perum Perhutani, Perum Damri, Perum Pegadaian

Koperasi
Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Koperasi bertujuan untuk menyejahterakan anggotanya. Yang dapat menjadi anggota koperasi adalah perorangan, yaitu orang yang secara sukarela menjadi anggota koperasi dan badan hukum koperasi, yaitu suatu koperasi yang menjadi anggota koperasi yang memiliki lingkup lebih luas.


Fungsi dan Peran Koperasi
Menurut Undang-undang No. 25 tahun 1992 Pasal 4 dijelaskan bahwa fungsi dan peran koperasi sebagai berikut:
- Membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan  
  masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan eknonomi dan sosialnya.
- Berperan serta secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat
- Memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional
  dengan koperasi sebagai soko-gurunya.
- Berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional, yang merupakan usaha 
  bersama berdasarkan atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi
- Mengembangkan kreativitas dan membangun jiwa berorganisasi bagi para pelajar

Prinsip Koperasi

Menurut UU No. 25 tahun 1992 Pasal 5 disebutkan prinsip koperasi, yaitu:
-  Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka
-  Pengelolaan dilakukan secara demokratis
Pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) dilakukan secara adil sebandingv dengan besarnya jasa usaha masing-masing anggota (andil anggota tersebut dalam koperasi)
-  Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal
-  Kemandirian
-  Pendidikan perkoprasian
-  Kerjasama antar koperasi
Salah satu contoh koperasi adalah Koperasi Indonesia
-  Perusahaan sulit berkembang karena kurangnya ide-ide
-  Pengelolaan tergantung kemampuan si pemilik
-  Kelangsungan perusahaan kurang terjamin
-  Tanggung jawab pemilik tidak terbatas
Salah satu contoh Perusahaan Perseorangan adalah Duta Selluler

2. Lembaga Keuangan


Lembaga keuangan itu dibedakan menjadi dua, lembaga Bank dan Lembaga Non Bank


Bank
Menurut UU RI No 10 Tahun 1998 tanggal 10 November 1998 tentang perbankan, dapat disimpulkan bahwa usaha perbankan meliputi tiga kegiatan, yaitu menghimpun dana,menyalurkan dana, dan memberikan jasa bank lainnya. Kegiatan menghimpun dan menyalurkan dana merupakan kegiatan pokok bank sedangkan memberikan jasa bank lainnya hanya kegiatan pendukung. Kegiatan menghimpun dana, berupa mengumpulkan dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan giro, tabungan, dan deposito. Biasanya sambil diberikan balas jasa yang menarik seperti, bunga dan hadiah sebagai rangsangan bagi masyarakat. Kegiatan menyalurkan dana, berupa pemberian pinjaman kepada masyarakat. Sedangkan jasa-jasa perbankan lainnya diberikan untuk mendukung kelancaran kegiatan utama tersebut.

Non Bank
Lembaga keuangan bukan bank adalah lembaga keuangan yang memberikan jasa-jasa keuangan dan menarik dana dari masyarakat secara tidak langsung (non depository). Lembaga keuangan bukan bank terdiri dari beberapa jenis, yaitu lembaga pembiayaan yang terdiri dari leasing, factoring, pembiayaan konsumen dan kartu kredit, perusahaan perasuransian yang diantaranya asuransi keuangan dan asuransi jiwa serta reasuransi, dana pensiun yang terdiri dari dana pensiun pemberi kredit dan dana pensiun lembaga keuangan, dana perusahaan efek, reksadana, perusahaan penjamin, perusahaan modal ventura dan pegadaian.
Kerjasama, Penggabungan dan Ekspansi
Dalam perkembanganya, perusahaan dapat melakukan kerja sama dan penggabungan dengan perusahaan lain atau berkembang sendiri dengan melakukan ekspansi usaha. Ada beberapa perusahaan yang menggabungkan diri yang kemudian menjadi perusahaan yang lebih besar atau perusahaan baru yang kuat dan kompetitif. Penggabungan perusahaan pada dasarnya dipengaruhi oleh faktor-faktor sebagai berikut:
-  Terbatasnya kemampuan perusahaan-perusahaan kecil
-  Mengurangi persaingan dengan perusahaan-perusahaan sejenis
-  Untuk memperoleh bahan mentah dan bahan penolong lainnya dengan harga murah dan berkualitas 
   tinggi
-  Agar lebih efektif mencptakan teknik baru dalam menghasilkan suatu jenis barang.
Penggabungan beberapa perusahaan dapat vertical meupun horizontal. Penggabungan vertical adalah penggabungan beberapa perussahaan yang bekerja pada tingkat proses produksi barang berbeda-beda. Sedangkan kombinasi horizontal adalah penggabungan beberapa perusahaan yang bekerja pada tingkat yang sama dalam memproduksi barang.

Sumber: 

Minggu, 02 Oktober 2011

Bab 2 Perusahaan dan Lingkungan Perusahaan

1. Pengertian Perusahaan
Perusahaan adalah suatu tempat untuk melakukan kegiatan proses produksi barang atau jasa. Hal ini disebabkan karena kebutuhan manusia tidak bisa digunakan secara langsung dan harus melewati sebuah proses di suatu tempat, sehingga inti dari perusahaan ialah tempat melakukan proses sampai bisa langsung digunakan oleh manusia.Untuk menghasilkan barang siap konsumsi, perusahaan memerlukan bahan – bahan dan faktor pendukung lainnyadikeluarkan  biaya yang disebut biaya produksi. Hasil dari kegiatan produksi adalah barang atau jasa, barang atau jasa inilah yang akan dijual untuk memperoleh kembali biaya yang dikeluarkan.
2. Tempat Kedudukan dan Letak Perusahaan                     Merupakan salah satu faktor pendukung penting yang dapat menjamin tercapainya tujuan perusahaan.
Tempat Kedudukan perusahaan      
Tempat kedudukan perushaan biasanya dipengaruhi faktor kelancaran hubungan dengan lembaga
lembaga lain, seperti lembaga pemerintahan. Lembaga keuangan, pelanggan dan sebagainya. Letak Perusahaan 
Tempat perusahaan melakukan kegiatan fisik/ pabrik. Letak perusahaan dipengaruhi oleh faktor eknomi
dan merupakan salah satu faktor penting yang menunjang efisiensi perusahan yang terutama dalam
kaitannya dengan biaya. 
Faktor faktor yang mempengaruhi biaya adalah  - Harga bahan mentah/pembantu 
- Tanah
- Tingkat upah buruh
- PajakTingkat bunga
- Biaya alat produksi than lama
- Biaya atas jasa pihak ketiga
Jenis-Jenis Letak Perusahaan
Letak perusahaan yang terikat pada Alam       
Perusahaan yang berkaitan dengan bahan tambang pada umumnya terletak didaerah faktor produksi
alamnya, sepeerti perusahaan timah,emas,minyak bumi, dan sebagainya. Perusahaan tambang timah di
indonesia biasanya memilih letak perusahan nya  di pulau bangka.
Letak  perusahaan berdasarkan sejarah                        
Letak perusahaan ini hanya dapat dijelaskan dengan adanya sejarah alokasi tsb. Misalkan
kerajinan batik di daerah Surakarta dan Jogjakarta. Hal ini disebabkan dulu seni membatik ini
dimulai dari para wanita dalam Keraton.
Letak perusahaan yang ditentukan Pemerintah
Dalam hal ini pemerintahlah yang menentukan dimana perusahaan menjalankan aktivitasnya. Hal ini agar  masyarakat disekitar lokasi itu tidak merasa tergangggu karena adanya perusahaan itu.
Letak perusahaan yang dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi.       
Pada umumnya jenis perusahaan ini bersifat industri. 
Beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan letak perusahaan:  - Dekat dengan bahan baku 
    - Dekat dengan pasar   
    - Dekat dengan pemasok tenaga kerja 
    - Dekat dengan penyedia sumber tenaga/energi 
    - Iklim 
    - Ongkos transportasi 
    - Besarnya suplai modal
Cara Penentuan Letak Perusahaan                                                                                           
Secara umum terdapat 2 macam cara untuk menentukan lokasi perusahaan
yaitu :
Cara Kualitatif 
Dengan cara diadakan penilaian secara kualitatif terhadap faktor yang dianggap relevan atau
memegang peranan pada setiap pilihan lokasi.    Cara Kuantitatif 
Dengan cara ini hasil analisis kualitatif dikuantifikasikan dengan cara memberikan skor(niali)pada
masing-masing kriteria.  
3. Perusahaan dan Lembaga Sosial                                                                                  Lembaga Sosial Lembaga sosial atau dikenal juga sebagai lembaga kemasyarakatan salah satu jenis lembaga 
yang mengatur rangkaian tata cara dan prosedur dalam melakukan hubungan antar manusia saat
mereka menjalani kehidupan bermasyarakat dengan tujuan mendapatkan keteraturan hidup.
Fungsi lembaga sosial
- Memberikan pedoman kepada anggota masyarakat tentang sikap dalam menghadapi masalah di masyarakat 
- Sebagai paduan masyarakat dalam mengawasi tingkah laku anggotanya
                                                        
Ciri dan Karakter dari Lembaga Sosial                                                                            
Menurut J.P Gillin di dalam karyanya yang berjudul "Ciri-ciri Umum Lembaga Sosial" (General 
Features of Social Institution) menguraikan sebagai berikut:
- Lembaga sosial adalah organisasi pola-pola pemikiran dan perilaku yang terwujud melalui
  aktivitas-aktivitas masyarakat dan hasil-hasilnya.
- Lembaga sosial juga dicirikan oleh suatu tingkat kekekalan tertentu.
- Lembaga sosial memiliki satu atau beberapa tujuan tertentu.
- Terdapat alat-alat perlengkapan yang dipergunakan untuk mencapai tujuan lembaga sosial.  
- Lembaga sosial biasanya juga ditandai oleh lambang-lambang atau simbol-simbol tertentu. 
- Lembaga sosial memiliki tradisi tertulis dan tidak tertulis yang merumuskan tujuan, tata tertib
4. Berbagai Macam Lingkungan Perusahaan dan Pengaruhnya terhadap Perusahaan
Lingkungan Eksternal  
Lingkungan eksternal perusahaan yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan 
perusahaan. Lingkungan eksternal meliputi variabel-variabel di luar organisasi yang dapat berupa
tekanan umum dan tren di dalam lingkungan societal ataupun faktor-faktor spesifik yang
beroperasi di dalam lingkungan kerja (industri) organisasi. Variabel-variabel eksternal ini terbagi \
menjadi dua jenis, yaitu ancaman dan peluang.
Lingkungan eksternal perusahaan dapat dibedakan menjadi :
Lingkungan eksternal makro 
Lingkungan eksternal yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan usaha. Contoh : Keadaan
alam, Perekonomian ,Pendidikan dan kebudayaan, Sosial dan budaya, Kependudukan, Hubungan
internasional
    Lingkungan eksternal mikro       A
dalah lingkungan eksternal yang pengaruh langsung terhadap kegiatan usaha.Contoh: Pemasok          
    Lingkungan Internal           
    Lingkungan internal dalah faktor-faktor yang berada dalam kegiatan produksi dan langsung 
    mempengaruhi hasil produksi. Contoh : Tenaga kerja, Peralatan dan mesin, Permodalan (pemilik, 
    investor, pengelolaan dana), Bahan mentah, bahan setengah jadi, pergudangan, Sistem informasi 
    dan administrasi sebagai acuan pengambilan keputusan
5. Pendekatan dalam Bisnis dan Lingkungan 
    Pengelolaan lingkungan terkait erat dengan bisnis maupun perdagangan global. Sertifikasi sistem
manajemen lingkungan ISO 14001 merupakan salah satu aspek lingkungan dengan bisnis dan
perdagangan global. Keterkaitan pengelolaan lingkungan industri dengan bisnis semakin kuat.
Banyak industri yang melakukan pengelolaan lingkungan dengan baik karena dorongan bisnis,
dan hal ini merupakan sesuatu yang positif bagi lingkungan. Pemakaian bahan berbahaya dan
beracun baik pada proses maupun produk semakin mendapat tekanan dari konsumen. Ada
beberapa kasus pembeli yang membatalkan permintaan akan produk industri hanya karena
perusahaan tidak melakukan pengelolaan lingkungan dengan baik.

Jumat, 30 September 2011

BAB 1 Ruang Lingkup Bisnis

1.  Pengertian Bisnis 
   
     Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa
kepada konsumsi atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata
bisnis dari bahasa inggris business, dari kata dasar busy yang berarti "sibuk" dalam
konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. 

    Secara etimologi, bisnis berarti keadaan dimana seseorang atau sekelompok orang
sibuk melakukan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan.Menurut beberapa ahli

-  Hughes dan Kapoor
   “Business is an organization that provides goods or services in order toearn provit”. Sejalan dengan definisi tersebut, aktifitas bisnis melalui penyediaan barang dan jasa bertujuan untuk menghasilkan profit (laba). Suatu perusahaan dikatakan menghasilkan laba apabila total penerimaan pada suatu periode (Total Revenues) lebih besar dari total biaya (Total Costs) pada periode yang sama. Laba merupakan daya tarik utama untuk melakukan kegiatan bisnis, sehingga melalui laba pelaku bisnis dapat mengembangkan skala usahanya untuk meningkatkan laba yang lebih besar.

-  Allan Afuah (2004) 
   “Business is the organized effort of individuals to produce and sell for a provit, the goods
and services that satisfy societies needs. The general term business refer to all such efforts
within a society or within an industry. Maksudnya Bisnis ialah suatu kegiatan usaha individu
yang terorganisasi untuk menghasilkan dan menjual barang dan jasa guna mendapatkan
keuntungan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan ada dalam industri. Orang yang
mengusahakan uang dan waktunya dengan menanggung resiko dalam menjalankan kegiatan
bisnis disebut Entrepreneur.
2.  Tujuan Kebijakan Bisnis


     - Melindungi usaha kecil menengah
     - Melindungi lingkungan hidup sekitarnya
     - Melindungi konsumen
     - Pendapatan pemerintah

     Dalam jangka panjang, tujuan yang ingin dicapai tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan konsumen, namun terdapat banyak hal yang ingin dicapai oleh perusahaan dalam bisnisnya, diantaranya:
     - Market standing
     - Innovation
     - Physical and financial resources
     - Manager performance and development


3. Sistem Ekonomi
    
    Sistem ekonomi adalah kumpulan dari aturan-aturan atau kebijakan-kebijakan yang saling berkaitan dalam upaya memenuhi kebutuhan untuk mencapai kemakmuran

Macam – macam Sistem Ekonomi
a.  Sistem Ekonomi Tradisional
     Sistem ekonomi tradisional merupakan sistem ekonomi yang diterapkan oleh masyarakat zaman dahulu. Dalam sistem ekonomi ini, nilai-nilai sosial, kebudayaan, dan kebiasaan masyarakat setempat sangat berpengaruh kuat. Dalam bidang produksi, biasanya mereka hanya memproduksi untuk diri sendiri saja. 

Ciri-ciri sistem ekonomi tradisional adalah
-  Masyarakat hidup berkelompok secara kekeluargaan
-  Tanah merupakan sumber kehidupan
-  Belum mengenal adanya pembagian kerja
-  Pertukaran secara barter
-  Tingkat dan macam produksi sesuai kebutuhan


b.  Sistem Ekonomi Sosialis atau Komando atau Terpusat
     Sistem ekonomi komando merupakan sistem ekonomi yang menghendaki pengaturan perekonomian dilakukan oleh pemerintah secara terpusat.
Tokoh yang memopulerkan sistem ekonomi komando adalah Karl Marx. Dalam sistem ekonomi komando, semua kegiatan ekonomi diatur dan direncanakan oleh pemerintah. Pihak swasta tidak memiliki kewenangan dalam kegiatan perekonomian. Semua permasalahan perekonomian yang meliputi what, how, dan for whom semuanya dipecahkan melalui perencanaan pemerintah pusat sehingga semua alat produksi dikuasai oleh pemerintah. Sistem ekonomi komando banyak dianut oleh negara-negara di Eropa Timur dan Cina

Ciri-ciri ekonomi komando adalah
-  Semua sumber dan alat produksi dikuasai negara
-  Hak milik perorangan atas alat dan sumber produksi tidak ada
-  Kebijakan perekonomian sepenuhnya diatur pusat
-  Pembagian kerja diatur negara
-  Masyarakat tidak dapat memilih jenis pekerjaan


c.  Sistem Ekonomi Pasar atau Liberal
     Sistem ekonomi pasar merupakan sistem ekonomi yang menghendaki pengolahan dan pemanfaatan sumber daya di dalam perekonomian yang dilakukan oleh individu dan terbebas dari campur tangan pemerintah.
Tokoh yang memopulerkan sistem ekonomi pasar adalah Adam Smith.


Ciri-ciri ekonomi pasar adalah
-  Sumber dan alat produksi dikuasai oleh swasta,
-  Rakyat diberi kebebasan mengatur sumber dan alat produksi
-  Munculnya persaingan antarpengusaha
-  Dalam masyarakat terdapat pembagian kelompok-kelompok, yaitu pemilik faktor     
   produksi dan pekerja / buruh


d.  Sistem Ekonomi Campuran
     Sistem ekonomi campuran ini mengambil kelebihan dari sistem ekonomi komando dan sistem ekonomi pasar. Dalam sistem ekonomi campuran, persoalan organisasi ekonomi sebagian dipecahkan melalui mekanisme pasar dan sebagian lagi dipecahkan melalui perencanaan pemerintah pusat.

Ciri-ciri sistem ekonomi campuran:
-  Hak milik individu atas faktor-faktor produksi diakui, tetapi ada pembetasan dari 
   pemerintah
-  Kebebasan bagi individu untuk berusaha tetap ada sehingga setiap individu memiliki 
   hak untuk mengembangkan kreativitasnya sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya
-  Kepentingan umum lebih diutamakan
-  Campur tangan pemerintah dalam perekonomian hanya menyangkut faktor-faktor yang 
   menguasai hajat hidup orang banyak
4.  Kesempatan dan Peluang  Bisnis/ Usaha 
     Bahwa sebuah peluang usaha itu, esensinya adalah asas manfaat. Semua kondisi yang di
tawarkan kepada anda, adalah penawaran terhadap sebuah aktifitas bisnis yang pantas
untuk anda geluti dan tentu saja bisa memberikan keuntungan yang luar biasa kepada
anda.Dengan catatan, jika peluang usaha yang dimaksud benar-benar  di manfaatkan dan di
kemas sedemikian rupa sehingga bisa memberikan manfaat yang di harapkan.Lalu
bagaimana jika hal itu berlaku sebaliknya. Dengan menggunakan logika terbalik. Bahwa
tidak semua peluang usaha yang anda anggap tepat, benar-benar bisa klop dengan apa yang
anda harapkan. Karena perlu juga di garis bawahi, bahwa peluang usaha adalah sebuah
ruang kreasi yang independent dan mandiri. Dan bukanlah sebuah kegiatan yang ikut-ikutan
demi mengikuti sebuah trend dan gaya hidup semata.

5.  Unsur-Unsur Penting dalam Aktifitas Ekonomi
 - Keinginan manusia
 - Faktor faktor produksi
 - Cara cara berproduksi( Techniques of production)  
6.  Mengapa Belajar Bisnis itu penting 
     Karena peranan bisnis sangatlah penting dalam kehidupan masyarakat, karena melalui
kegiatan bisnis suatu perusahaan akan dapat memenuhi setiap kebutuhan (needs) keinginan
(wants) dari masyarakat konsumen yang beraneka ragam, sehingga konsumen merasa
terpuaskan (customer satisfactions).