Pages

Labels

Sabtu, 05 Oktober 2013

Wisata Kuliner: Daebak Fan Cafe & Restaurant


Siang itu kami memutuskan untuk makan siang di sebuah Korean Restaurant di daerah Depok sepanjang jalan Margonda yaitu Daebak Fan Cafe. Daebak Fan Cafe merupakan resto ala Korea, terletak di Jalan Margonda Raya 239, Depok, Jawa Barat 16421. Dimulai dari pelayanannya yang menggunakan beberapa ungkapan bahasa korea seperti selamat datang: Eoseo Oseo (어서 오세요), terimakasih : Gamsahamnida (감사합니다) ,hanya itu yang saya ingat. Tata ruangannya unik, dapur berada dilantai dasar dan untuk makan para pengunjung terletak di lantai 2. Karyawan dan karyawati Daebak Cafe pun berpakaian tradisional korea yang disebut hanbok. Sesi melihat lantai dasar sudah, lalu berlanjut segera naik ke lantai 2. Dindingnya dipenuhi oleh  paper note dari para pengunjung yang disertai poster-poster boyband dan girlband Korea, seperti Suju, Bigbang, CN Blue, TVSQ, SNSD, Kara, 2NE1 dll. 

Suasana di lantai 2
Pengunjung benar-benar disuguhi suasana layaknya di Korea. Tak lupa di putarkan lagu dari boyband dan girlband ternama, pengunjung pun dapat meminta lagu apa saja yang ingin diputarkan. Sangat nyaman  makan siang di Daebak Cafe ini.

Selesai mengamati akhirnya kami segera memesan makanan dan minuman. Buku menunya pun juga tak kalah unik dipenuhi gambar boyband dan girlband korea terutama di bagian menu minumannya. Berikut menunya :


Menu Makanan


Menu Minuman
Dan makanan dan minuman yang kami pesan diantaranya kimbab, kimchi jeon. ramyeon, kimchi bokkeumbab, yukgaejang, dan berbagai minuman fandom punch.


Menu yang dipesan

Karena ini merupakan kunjungan pertama saya ke Daebak Cafe, maka pendapat saya yaitu suasananya nyaman, pelayanannya ramah, harga hidangannya normal, letaknya strategis, dan hidangannya masih terasa asing di lidah, kimchi bokkeumbab yaitu semacam nasi goreng dengan kimchi dan telor yang saya pesan terasa asam, sedangkan minumannya begitu menyegarkan dengan campuran sodanya.

Sedangkan menurut beberapa pengunjung lain, seperti Ana Miftaqul Jannah, Mega Pramitasari, dan Putri Aidha Mulyani yang kebetulan merupakan teman-teman saya, menurut mereka hidangannya unik, tempatnya nyaman buat berkumpul bersama teman dan dipenuhi poster-poster band/girl band idola, mereka berkomentar ingin datang lagi ke Daebak Fan Cafe ini.



Senin, 01 Juli 2013

SERTIFIKAT


Kedatangan Islam Serta Bukti-Bukti Peninggalan Islam di Negara Adikuasa

Pendahuluan
Perang Dingin adalah sebutan bagi suatu periode terjadinya ketegangan politik dan militer antara Dunia Barat, yang dipimpin oleh Amerika Serikat dan sekutu NATO-nya, dengan dunia komunis, yang dipimpin oleh Uni Soviet beserta sekutu negara-negara satelitnya. Peristiwa ini dimulai setelah keberhasilan Sekutu dalam mengalahkan Jerman Nazi di Perang Dunia II, yang kemudian menyisakan Amerika Serikat dan Uni Soviet sebagai dua negara adidaya di dunia dengan perbedaan ideologi, ekonomi, dan militer yang besar. Beberapa negara memilih untuk memihak salah satu dari dua negara adidaya ini, sedangkan yang lainnya memilih untuk tetap netral dengan mendirikan “Gerakan Non-Blok”

Islam Di Negara Amerika Serikat
Para pengamat kemunculan Islam di Amerika Utara kebanyakan memandang bahwa kedatangan pertama yang sesungguhnnya orang-orang muslim di Amerika Serikat terjadi pada pertengahan dan akhir abad ke-19. Dan memang pada saat itulah para imigran muslim yang pertama terutama dari Timur Tengah mulai datang ke Amerika Utara dengan maksud untuk memperoleh peruntungan besar ataupun kecil yang dikemudian kembali ke tanah airnya.
Sebagian kini para akademisi berpendapat bahwa selama hampir dua abad sebelum perjalanan Christopher Columbus di tahun 1492 M, orang-orang muslim telah melakukan pelayaran dari Spanyol dan sebagian pesisir barat laut Afrika ke Amerika Utara dan Selatan dan sebagian bahkan ikut menjadi awak Columbus. Para penjelajah itu konon telah menembus sebagian besar wilayah Amerika Selatan dan Utara, bergaul dan sebagian menikah dengan orang asli Amerika.
Tahun 1492 memiliki arti bersejarah tak hanya karena perjalanan Columbus. Melainkan karena tahun tersebut pertanda berakhirnya kehadiran Islam di semenanjung Iberia yang kini dikenal sebagai Spanyol dan Portugal. Pada tahun 1474 M pasangan suami istri Fernando dari Aregon dan Isabela dari Sevilla berhasil menyatukan dua kerajaan yang terpisah. Mereka dikenal sebagai raja dan ratu Katolik berkat jasa-jasa mereka menyatukan kembali seluruh Spanyol di bawah agama Kristen. Mereka merampas wilayah kekuasaan terakhir kaum muslim di Granada pada tahun 1492. semenjak berakhirnya abad ke-15 orang-orang muslim (Moor) di semenanjung Iberia dipaksa memilih satu diantara pilihan yang merugikan yakni berpindah ke agama Kristen, imigrasi atau hukuman mati. Orang yang memilih pilihan pertama tetap menjalankan agama mereka secara diam-diam dan tetap mengadakan pertemuan rahasia umat Islam selama berabad-abad. Sebagian lainnya mencoba memberontak dan akibatnya mereka diusir dari negerinya yang sebelumnya merupakan satu dari sedikit contoh keharmonisan budaya Islam dan Kristen.
Semakin banyak bukti bermunculan yang menunjukan bahwa sebagian orang-orang Moor yang dipaksa pergi tersebut berhasil menuju kepulauan Karibia dan bahkan sebagian lainnya berhasil mencapai bagian selatan Negara Amerika Serikat masa kini. Para akademisi dari berbagai disiplin ilmu berupaya membuktikan teori-teori tersebut yang dipandang oleh muslim AS sebagai bukti bahwa bahwa Islam berperan dalam sejarah awal AS. Kemungkinan adanya hubungan dengan budaya Spanyol dapat  menarik hati AS keturunan Amerika Latin yang tertarik dengan ajaran Islam.
Kaum muslim di Amerika Serikat terdiri dari para imigran yang dari keturunan Afrika (Afro-Amerika), penduduk Eropa yang masuk Islam, dan para pendatang sementara (mahasiswa, diplomat dan lainnya). Komposisi asal-usul mereka adalah: Afrika(42 %); Asia Selatan (India, Pakistan, Bangladesh (24,4 %));Turki (2,4%); Asia Tenggara (2%); Kulit Putih Amerika (1,6 %); dan lain-lain (6,4 %) termasuk sekitar 5.000 muslim keturunan Spanyol (Hispanik).
Sebagian besar mereka, sekitar 70 %, tinggal di sepuluh Negara bagian: California, New York, Illinois, New Jersey, Indiana, Michigan, Virginia, Texas, Ohio, dan Maryland. Para imigran muslim datang ke Amerika Serikat dengan alasan-alasan yang beragam. Gelombang Pertama, imigrasi kaum muslim ke Negara ini berlangsung pada sekitar tahun 1875, dari wilayah yang saat itu dikenal sebagai Greater Syria (mencakup Suriah sendiri, Libanon, Yordania dan palestina). Mereka umumnya miskin keterampilan dan tidak cukup terdidik berharap bisa sukses secara financial di amerika serikat sebelum kembali ke tanah air. Tetapi, karena kesempatan kerja terbatas, mereka terpaksa bekerja sebagai buruh di pabrik, pelabuhan, dan lainnya.Sebagian menetap di wilayah Midwest. Pernyataan mereka terus menarik minat imigran yang lain
Gelombang Kedua, menyusul pada tahun 1920-an untuk kemudian terhenti karena Perang Dunia II. Hukum-hukum imigrasi pada periode ini agak membatasi. Hanya orang yang berkulit hitam atau Kaukasia saja yang boleh masuk ke Amerika Serikat. Orang Arab dianggap tidak termasuk ke dalam dua kategori itu
Gelombang Ketiga, antara pertengahan tahun 1940-an&pertengahan 1960-an berlangsung bersamaan dengan terjadinya berbagai perubahan penting di luar Amerika Serikat. Kaum muslim yang masuk AS dalam kategori ini lebih terdidik. Sebagian besar mereka hijrah karena penindasan politik. Persentase terbesarnya adalah orang Palestina yang terusir dengan didirikannya Israel (1948), orang Mesir yang merasa dirugikan oleh kebijakan nasionalisasi Presiden Gamal Abdul Nasser dan orang Islam Eropa Timur yang mencoba melarikan diri dari akibat perang Dunia II dan pemerintahan Komunis. Pada saat yang sama, terutama pada tahun 1960-an berbagai perubahan berlangsung dalam kebijakan keimigrasian AS. Pasar kerja makin meluas dan Negara ini membutuhkan kaum imigran yang potensial untuk mengisi pos-pos itu. Di sini batasan-batasan etnis atau ras diperlonggar.
Gelombang Keempat, berlangsung sekitar tahun 1967 dan masih berlangsung sampai sekarang. Mereka umumnya sangat terdidik dan fasih berbahasa Inggris. Imigrasi mereka terjadi dengan berbagai alasan seperti untuk peningkatan kemampuan profresional dan menghindari penindasan Pemerintah. Mereka juga ada yang berniat untuk menetap atau mendakwahkan Islam di Negara ini.

Bukti-Bukti Islam di Amerika Serikat:
1.    Menurut Dr. Youssef Mroueh, sekarang terdapat < 565 nama tempat di Amerika Utara, baik di negara bagian, kota, sungai, gunung, danau, dan desa yang diambil dari nama Islam ataupun nama dengan akar kata bahasa Arab. Sebanyak 484 di Amerika Serikat dan 81 di Canada. Ini merupakan bukti yang tak terbantahkan bahwa Islam telah ada di sana sebelum Columbus mendarat. Dr. A. Zahoor bahkan menegaskan bahwa nama negara bagian seperti Alabama, sebenarnya berasal dari kata Allah-bamya, dan juga nama negara Arkansas berasal dari kata Arkan-Sah, serta Tennesse dari kata Tanasuh. Di Amerika Selatan terdapat nama kota-kota Cordoba (di Argentina), Alcantara (di Brazil), Bahia (di Brazil dan Argentina). Nama-nama pegunungan Appalachian (Apala-che) di pantai timur dan pegunungan Absarooka di pantai barat.
2.    Masjid Islamic Center Washington DC
Masjid ini adalah masjid pertama dan salah satu yang terbesar di Amerika Serikat. Masjid ini terletak di kompleks Islamic Center, Massachusetts Avenue, Washington DC. Pembangunan masjid ini dimulai pada 1949 dan diresmikan pada 1957. Masjid ini sebagai wujud persatuan kaum muslim di Amerika.
3.    Tersimpannya arsip perjanjian pemerintah Amerika Serikat dengan suku Cherokee tahun 1787
Isi perjanjian itu antara lain adalah hak suku Cherokee untuk melangsungkan keberadaannya dalam perdagangan, perkapalan, dan bentuk pemerintahan suku cherokee yang saat itu berdasarkan hukum Islam. Lebih lanjut, akan ditemukan kebiasaan berpakaian suku Cherokee yang menutup aurat sedangkan kaum laki-lakinya memakai turban (surban) dan terusan hingga sebatas lutut.

Islam Di Uni Soviet
         Berbicara mengenai sejarah masuk dan berkembangnya islam di Uni soviet sangatlah terbatas karena kurangnya Referensi yang membahas tentang islam di Uni Soviet. Uni Soviet adalah bekas negara yg terdiri atas 15 republik sosialis yg dibentuk pd tahun 1922 hingga dibubarkan pada penghujung tahun 1991. Dari 15 republik tersebut, enam di antaranya memiliki penduduk mayoritas muslim, yaitu Azerbaijan, Kazakhstan, Kirgizstan, Tajikistan, Turkmenistan, dan Uzbekistan. Terdapat pula masyarakat muslim dalam jumlah besar di wilayah Idel-Ural dan Kaukasus Utara, Federasi Rusia. Masyarakat muslim Tatar juga dapat ditemukan dalam jumlah besar di Siberia dan wilayah lainnya
     Walaupun aktif menganjurkan paham ateisme, pemerintah Uni Soviet mengizinkan kegiatan keagamaan yg terbatas di semua republik yg masyarakatnya mayoritas muslim. Masjid-masjid masih berfungsi sebagaimana mestinya di kebanyakan kota besar republik-republik di Asia Tengah dan Azerbaijan, tetapi jumlahnya menurun secara drastis dari 25.000 pd tahun 1917 menjadi hanya 500 pd tahun 1970-an. Sebagai bagian dari pengenduran aturan pembatasan agama secara umum, pd tahun 1989 beberapa asosiasi keagamaan muslim didaftarkan dan beberapa masjid yg ditutup oleh pemerintah dikembalikan kepada masyarakat muslim setempat. Pemerintah juga mengumumkan rencana untuk mengizinkan pemuka agama Islam dalam jumlah terbatas untuk mengikuti pelatihan dalam jangka waktu 2 dan 5 tahun, masing-masing di Ufa, RSFS Rusia, dan Baku, RSS Azerbaijan.
      Penganut Islam di Uni Soviet awalnya mengalami kebebasan beragama yang lebih luas di bawah kekuasaan baru kaum Bolshevik. Vladimir Lenin mengawasi pengembalian artefak-artefak Islam seperti Al-Qur’an Utsman, penetapan sistem pengadilan berdasarkan prinsip syariat Islam yg diberlakukan selaras dengan sistem hukum komunis, pemberian kedudukan kuasa kpd para pemuka agama & “sosialis Islam“, penerapan sistem aksi afirmatif yang disebut korenizatsiya (pemribumian) yang byk membantu masyarakat muslim lokal, dan penetapan hari Jumat sebagai hari libur di seluruh Asia Tengah.
    Di bawah kekuasaan tsar, muslim ditindas secara brutal dan Kristen Ortodoks diakui sebagai satu-satunya agama resmi. Pada tanggal 24 November 1917, Lenin mengatakan:
“ Muslim Rusia… kalian semua yg masjid dan rumah-rumah ibadahnya telah dirusak, yang keyakinan dan adat-istiadatnya telah diinjak-injak oleh tsar dan para penindas bangsa Rusia: keyakinan dan amalan kalian, adat budaya & bangsa kalian adalah bebas dan terhormat selama-lamanya. Ketahuilah bahwa hak-hak kalian, seperti orang-orang Rusia yg lain, ada di bawah perlindungan revolusi yg sangat kuat.”
         Saat Josef Stalin mengukuhkan kekuasaannya pada paruh kedua tahun 1920-an, kebijakan keagamaan di Uni Soviet berubah. Masjid-masjid ditutup atau dialihfungsikan menjadi gudang di seluruh Asia Tengah. Para pemuka agama disiksa, madrasah ditutup, dan wakaf tdk lagi dianggap sah.
         Stalin juga memaksa beberapa suku bangsa kecil yg utamanya menetap di barat daya Rusia (Chechen, Ingush, Tatar Krimea, Balkar, Karachai, Turk Meshketia, Kalmyk, Volga Jerman, dan lainnya) untuk pindah dari tanah air mereka selama Perang Dunia II utk mengantisipasi adanya perlawanan yang didukung oleh Nazi Jerman. Selama kepemimpinan Salin, muslim Tatar Krimea menjadi korban deportasi masal. Deportasi tersebut dimulai pd tanggal 17 Mei 1944 di semua daerah yg berpenghuni di Krimea. Lebih dari 32.000 pasukan NKVD ikut serta dalam pelaksanaannya. Sebanyak 193.865 orang Tatar Krimea dideportasi, 151.136 di antara mereka ke RSS Uzbekistan, 8.597 ke RSSO Mari, 4.286 ke RSS Kazakhstan, & sisanya sebanyak 29.846 orang ke berbagai oblast di RSFS Rusia.
       Sejak Mei hingga November 1944, 10.105 orang Tatar Krimea tewas karena kelaparan di Uzbekistan. Hampir 30.000 orang (20%) tewas di pengasingan dalam satu setengah tahun berdasarkan data NKVD & hampir 46% berdasarkan data aktivis Tatar Krimea. Menurut informasi yg diberikan oleh para pembangkang Soviet, banyak orang Tatar Krimea yg dipekerjakan dalam proyek-proyek berskala besar sesuai sistem Gulag yg berlaku pd masa kepemimpinan Stalin.
     Namun Beberapa institusi islam, termasuk sekolah-sekolah keagamaan dan mesjid telah kembali dibuka dengan banyak bantuan dukungan dari Arab Saudi, Kuwait dan Turki. Kelas-kelas keagamaan pun diadakan di semua sekolah dan mesjid dengan beberapa menggunakan Bahasa Arab, pelajaran Al-Qur'an dan Hadis, serta sejarah Islam
Bukti-Bukti Peninggalan Islam:
1.   Masjid Park Pobedy
Merupakan masjid yang dibangun oleh masyakarat muslim sekitar setelah era Uni Soviet. Tujuan dibangunnya masjid ini yaitu untuk memperingati gugurnya para prajurit pada Perang Dunia (PD) II tahun 1941-1945. Hal ini menggambarkan bahwa betapa berkembangnya islam dan unggulnya ekonomi masyarakat muslim di era persekutuan Rusia.
2.   Ertuğrul Gazi Mosque di Turkmenistan
3.   Hoja Zayniddin Mosque (Bukhara) di Uzbekistan
4.   Masjid Khazret Sultan di Kazakhstan


REFERENSI






Sabtu, 20 April 2013

Analisa Rasio Laporan Keuangan: Perhitungan Rentabilitas, Solvabilitas dan Likuiditas

Pengertian

Analisa rasio keuangan adalah analisis yang menghubungkan perkiraan neraca dan laporan laba rugi terhadap satu dengan yang lainnya, yang memberikan gambaran tentang sejarah perusahaan serta penilaian terhadap suatu perusahaan tertentu. Analisis rasio keuangan memungkinkan manajer keuangan meramalkan reaksi para calon investor dan kreditur dapat ditempuh untuk memperoleh dana.

Contoh Perhitungan Rasio Rentabilitas, Solvabilitas, dan Likuiditas

1. Laporan Neraca Konsolidasian PT. Telekomunikasi Tbk. Dan Anak Perusahaan.














Laporan Laba Rugi PT Telekomunikasi Tbk.


  

Perhitungan Analisis Rasio Rentabilitas

Rentabilitas ekonomi merupakan perbandingan laba sebelum pajak terhadap total aset. Dapat diartikan bahwa ratio rentabilitas mengidentikasikan seberapa besar kemampuan aset  perusahaan untuk menghasilkan pendapatan.

Rumus:

=    Laba Bersih Sebelum Pajak
                Total Aktiva

Tahun 2009             Rp22.447.021       =  0.229486415 / 0.23
                                Rp97.814.160

Tahun 2010             Rp21.416.351       = 0.214682081 / 0.21
                               Rp99.758.447   

Rendahnya rentabilitas tergantung pada :

Operating Profit Margin
Menggambarkan apa yang biasanya disebut pure profit yang diterima atas setiap Rp dari penjualan yang dilakukan.

Rumus :     

Laba bersih sebelum pajak
           Penjualan

Tahun 2009         Rp22.447.021      =  0.331676185 / 0.33   = 33%
                           Rp67.677.518

Tahun 2010          Rp21.416.351     =  0.312058962 / 0.31   = 31%
                            Rp68.629.181    


Asset Turnover
Rasio yang biasanya digunakan untuk mengukur aset perusahaan untuk memperoleh pendapatan, makin cepat aset perusahaan berputar makin besar pendapatan perusahaan tersebut.

Rumus :

  Penjualan         
Total Aktiva

Tahun 2009                 Rp67.677.518   =  0,6918989847686674 / 0.70   = 7%
                                   Rp97.814.160 
                                                         

Tahun 2010                 Rp68.629.181   =  0,6879535825171777 / 0.69  = 69%
                                   Rp99.758.447   
                                                        


Perhitungan Analisis Ratio Solvabilitas

Menggambarkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban finansial baik jangka waktu pendek atau panjang apabila sekiranya perusahaan dilikuidasi.

Rasio solvabilitas terdiri dari:

Ratio Hutang Modal (Debt to Equity Ratio atau Ratio Leverage)
Menggambarkan sampai sejauh mana modal pemilik dapat menutupi hutang-hutang pada pihak luar dan digunakan untuk mengukur hingga sejuah mana perusahaan dibiayai oleh hutang.

Rumus:

Total Hutang
Total Modal

Tahun 2009              Rp48.228.553      = 1.24775506 / 1.25 = 125%
                                Rp38.652.260     

Tahun 2010             Rp43.343.664       =  0.975796748 /0.97
                              Rp44.418.742      

Analisis:
Pada tahun 2009, ratio hutang modal sebesar 125% yang diperoleh dari perbandingan total hutang sebesar Rp48.228.553  dengan penjualan sebesar Rp38.652.260 . Ini berarti perusahaan baru bisa menutupi hutang sebesar Rp 1.25

Pada tahun 2010 terjadi penurunan dari 125% pada tahun 2009 menjadi sebesar 97% pada tahun 2010 yang diperoleh dari perbandingan total hutang sebesar Rp43.343.664 dengan penjualan sebesar Rp44.418.742. Ini berarti perusahaan baru bisa menutupi hutang sebesar Rp0.97


Debt Ratio  
Menunjukan sejauh mana hutang dapat ditutupi oleh aktiva

Rumus:

Total Hutang
Total Aktiva

Tahun 2009              Rp48.228.553     = 0.4930631 / 0.5          =  5%
                               Rp97.814.160

Tahun 2010              Rp43.343.664     = 0.434486154 / 0.43     =  43%

                               Rp99.758.447 

Analisis
Dikarenakan Debt Ratio yang digambarkan oleh PT.Telkom semakin kecil,maka hutang yang dimiliki perusahaan pun semakin kecil dan ini berisiko finansial bahwa Pt Telkom. Tbk mengembalikan pinjaman yang semakin kecil pula.


Times Interest Earned / Coverage Ratio (Rasio Penutupan)
Rasio yang mencerminkan besarnya jaminan keuangan untuk membayar bunga hutang jangka panjang.

Rumus;

Laba Bersih Sebelum Bunga dan Pajak
                 Beban Bunga 

Tahun 2009        Rp22.447.021   = 10.70956899 / 10.70    = 1070%
                         Rp  2.095.978

Tahun 2010        Rp21.416.351    = 11.10786422 / 11.11   = 1111%
                         Rp  1.928.035


Analisis
Pada tahun 2009 ratio coverage PT Telkom Tbk yakni sebesar 1070% yang diperoleh dari perbandingan laba bersih sebelum bunga dan pajak sebesar Rp22.447.021 dengan beban bunga sebesar Rp2.095.978.

Pada tahun 2010 ratio coverage PT Telkom mengalami kenaikan dari 1070%  pada tahun 2009 menjadi 1111% pada tahun 2010 yang diperoleh dari perbandingan dari laba bersih sebelum bunga dan pajak sebesar Rp21.416.351 dengan beban bunga sebesar Rp1.928.035


Perhitungan Analisis Ratio Likuiditas
Menunjukan besarnya kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek pada saat jatuh tempo.

Current Ratio

Rumus:

  Aktiva Lancar  
 Hutang Lancar

Tahun 2009            Rp16.186.024    X 100%    = 0.601864751
                             Rp26.893.125
                                                                       = 60.18% / 60.2%

Tahun 2010            Rp18.730.627    X 100%    = 0.914898662
                             Rp20.472.898
                                                                       = 91%

Analisis
Pada tahun 2009, current ratio PT Telkom Tbk 60.2% yang diperoleh dengan perbandingan akyiva lancar sebesar Rp16.186.024 dengan hutang lancar sebesar Rp26.893.125. Hal ini berarti setiap Rp 1,- , hutang lancar tidak dapat dijamin oleh aktiva lancar sebesar Rp 0.602

Pada tahun 2010, current ratio perusahaan mengalami kenaikan dari 60.2% pada tahun 2009 menjadi 91% pada tahun 2010 yang diperoleh dari perbandingan aktiva lancar sebesar Rp18.730.627 dengan hutang lancar Rp20.472.898. Ini berarti setiap Rp1 , hutang lancar belom dapat dijamin oleh aktiva lancar sebesar Rp 0.91

Quick Ratio
Digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban finansialnya atas aktiva paling liquid.

Rumus:

Aktiva Lancar - Persediaan      X 100%
       Hutang Lancar

Tahun 2009           Rp16.186.024 - Rp128.025       X 100%      = Rp16.057.999   X 100%
                                     Rp26.893.125                                       Rp26.893.125
                                                                                              = 0.597104241
                                                                                              = 59.7% / 60%

Tahun 2010           Rp18.730.627 - Rp90.140         X 100%      = Rp18.640.487   X 100%
                                     Rp20.472.898                                        Rp20.472.898
                                                                                              = 0.910495768
                                                                                              = 91%

Analisis
Pada tahun 2009, quick ratio Pt Telkom Tbk 60% yang diperoleh dengan perbandingan quick asset sebesar Rp16.057.999 dengan hutang lancar Rp26.893.125. Hal ini berarti setiap Rp1, hutang lancar belom bisa dijamin oleh quick asset sebesar Rp0.6.

Pada tahun 2010, quick ratio mengalami kenaikan dari 60% pada tahun 2009 menjadi 91% pada tahun 2010 yang diperoleh dengan perbandingan quick asset sebesar Rp18.640.487 dengan hutang lancar Rp20.472.898. Ini berarti setiap Rp1, hutang lancar belom bisa dijamin quick asset sebesar Rp0.91


Cash Ratio
Digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban finansial kas dan bank.

Rumus:

  Kas(Bank)             X 100%
Hutang Lancar


Tahun 2009          Rp 7.805.460     X 100%     = 0.290239977
                           Rp26.893.125                      = 29%

Tahun 2010         Rp 9.119.849      X 100%     = 0.445459602
                          Rp20.472.898                       = 44.5%


Analisis
Pada tahun 2009, cash ratio Pt Telkom Tbk sebesar 29% yang diperoleh dari perbandingan kas(bank) sebesar Rp7.805.460 dengan hutang lancar sebesar Rp26.893.125. Hal ini berarti setiap Rp1 hutang lancar dapat dijamin oleh cash asset sebesar Rp0.29

Pada tahun 2010, cash ratio Pt Telkom Tbk mengalami kenaikan dari 29% pada tahun 2009 menjadi 44.5% pada tahun 2010 , dengan perbandingan kas(bank) sebesar Rp9.119.849 dengan hutang lancar sebesar Rp20.472.898. Ini berarti setiap Rp1 , hutang lancar dapat dijamin oleh cash asset sebesar Rp0.445



Sumber: